![]() |
Lantai Keramik vs Kayu Parket, warga Jakarta pilih yang mana? |
Di antara dua pilihan, kira-kira, Anda sebagai warga Jakarta, mana yang Anda pilih? Apakah lantai kayu parket Jakarta atau lantai keramik?
Setiap bahan pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kita tidak bisa langsung menuduh lantai tersebut jelek dan lantai ini sangat bagus! Sepertinya tidak bisa seperti itu.
Namun di sini akan kami sajikan 2 detail dari masing-masing bahan lantai. Mana yang Anda pilih? Keramik atau lantai kayu?
Lantai Kayu
Makin ke sini banyak yang memilih menggunakan lantai kayu untuk hunian mereka. Tak kalah saing dengan keramik yang sudah melegenda sejak zaman dahulu. Lantai jenis ini memiliki sensasi hangat di telapak kaki. Nyaman untuk Anda yang memiliki masalah dengan suhu dingin.
Meski terbuat dari kayu, namun ketangguhannya tetaplah terjamin. Dalam dunia lantai kayu ini, ada dua jenis lantai kayu. Yaitu lantai kayu olahan yang dicampur dengan bahan kimia dan lantai kayu murni.
Soal harga parquet, mereka bervariasi. Ada yang terjangkau, ada juga yang sangat fantastis. Soal perawatan, lantai kayu haruslah dijaga dengan baik dan benar, maka dari itu tidak sembarang spot bisa dipasangi lantai kayu dengan tujuan menjaga lantai dari hal-hal yang membuat tampilan menjadi buruk.
Lantai kayu memiliki motif yang begitu alami, warna yang khas, dan itu menarik sebab dibentuk secara alami. Bukan secara buatan (kecuali untuk jenis kayu olahan).
Lantai Keramik
Lantai keramik banyak dipakai oleh orang-orang karena selain harganya terjangkau, perawatannya pun relatif mudah. Cukup dengan mengepel, menyapu, dan lantai sudah bisa bersih.
Namun sensasi yang diberikan lantai keramik, dia bisa menjadi sangat dingin, atau sangat panas. Tidak bisa menyesuaikan dengan cuaca yang terjadi saat itu.
Soal tampilan, Anda bisa memilih motif apa saja. Dari yang polos, elegan, dan bahkan bermotif sangat ramai.
Lantai Kayu VS Keramik
Berikut adalah beberapa pertimbangan yang bisa Anda pikirkan mengenai lantai kayu dan keramik.
1. Tempat lantai akan diletakkan
Keramik lebih disarankan ditaruh pada tempat-tempat yang mudah sekali basah dan kotor. Seperti dapur, kamar mandi, beranda atau yang lain. Karena kelebihannya yang mudah untuk dibersihkan.
Sementara lantai kayu lebih cocok digunakan pada ruangan tamu, kamar, lorong.
2. Ketahanan hidup
Lantai kayu bisa bertahan seumur hidup jika dijaga dengan benar. Resiko kerusakan paling hanya sedikit penyok, tergores, dan warna memudar. Itu bisa diperbaiki dengan mengamplas, atau mewarnai ulang. Tapi jika memilih keramik, risiko rusaknya ia bisa pecah bila kejatuhan benda berat, warnanya bisa mengelupas, dan untuk memperbaikinya Anda harus membongkar dan mengganti dengan yang baru.
3. Perawatan
Keduanya sama-sama mudah untuk dirawat. Tapi untuk lantai kayu, sebaiknya dihindarkan dari cairan-cairan kimia yang keras sebab dapat memperburuk kualitas kayu. Sementara keramik bisa lebih tahan sebab memiliki permukaan yang kuat dan tidak bisa menyerap air.
4. Kenyamanan
Keramik bisa terasa sangat dingin, mudah licin, dan banyak orang yang meminta bantuan karpet untuk menutupi rasa dinginnya. Sementara lantai kayu lebih hangat, tidak juga licin karena memiliki serat yang keset di kaki. Jadi aman untuk anak kecil, atau nyaman untuk didiami di atasnya.
5. Desain
Lantai kayu mempunyai banyak sekali motif, warna dan tekstur. Selain itu lebih alami, karena itu buatan alam. Sementara keramik juga mempunyai banyak pilihan desain. Dari mulai pola, warna, motif, dan sebagainya.
Semua pilihan ada di tangan Anda. Lebih memilih lantai kayu atau keramik? Keputusan ada di tangan Anda.
0 Comments